Jumat, 10 April 2015

Teknologi

Apple Watch Ternyata Bisa Digunakan Mandiri tanpa iPhone, Inilah Beberapa Fungsinya!

Bulan April mendatang, Apple mulai melayani penjualan jam tangan pintar Apple Watch miliknya. Secara khusus, jam Apple Watch itu memang disediakan untuk para pengguna perangkat iOS. Namun apakah jam tangan pintar tersebut tak bisa digunakan secara mandiri?
Tenang saja, ternyata meski tidak memiliki iPhone, Apple Watch bisa bekerja, meskipun tentunya terbatas. Jam tangan pintar tersebut tak bisa terhubung dengan internet. Dan untuk konektivitas data internet, Apple Watch mengambil sinyalnya dari iPhone. Jadi akan terdapat beberapa aplikasi yang tak bisa digunakan di Apple Watch. Dan di sisi lain, terdapat pula beberapa aplikasi yang bisa digunakan secara mandiri, berikut ini adalah beberapa di antaranya.
Apple Watch UI
Apple Watch UI
Penunjuk waktu dan alarm
Sebagai sebuah jam tangan, tentu saja Apple Watch bisa dipakai untuk penunjuk waktu seperti halnya jam tangan biasa. Selain itu, Apple Watch tentu juga bisa digunakan untuk alarm. Namun karena tak terhubung dengan iPhone, maka penunjuk waktu di jam tangan ini tak bisa disesuaikan dengan standar global.
Monitor fitness dan kesehatan
Tracking kondisi tubuh dan aktivitas olahraga juga bisa dilakukan meski tanpa harus terhubung dengan iPhone. Hal-hal yang bisa dilakukan antara lain adalah monitor detak jantung, jumlah langkah kaki yang telah dilakukan, jumlah tangga yang didaki dan rasio duduk-berdiri. Karena tak bisa menjalankan fungsi GPS, maka jam tangan pintar ini tak mampu menghitung jarak tempuh.
Musik dan foto
Jam tangan pintar ini mempunyai kapasitas penyimpanan sebesar 2GB yang bisa dipakai untuk menyimpan file musik ataupun foto. Dengan berbekal headset Bluetooth, maka jam tangan pintar ini pun bisa dipakai untuk mendengarkan musik.
Remote control Apple TV dan iTunes
Aplikasi Remote Apple TV telah terinstal secara default pada jam tangan pintar ini. Jadi, para pemilik Apple Watch bisa secara langsung menggunakannya untuk mengontrol Apple TV dari pergelangan tangan. Sebagai tambahan, Apple Watch juga bisa dipakai untuk mengontrol iTunes dan iTunes Radio yang ada di komputer.

kegiatan sma

.

SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta Benamkan SMAN 1 Imogiri

IMG-mt1
Pemain Mutu (Merah Hitam) menendang bola ke arah gawang SMAN 1 Imogiri (Biru)/ Sorotjogja, Rizal Bomantama
Jogja (sorotjogja.com) – Futsal Pelajar Nusantara 2015 Regional Yogyakarta memasuki fase 8 besar. Salah satu unggulan juara dalam turnamen ini, SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta (Mutu) harus berhadapan dengan salah satu kuda hitam SMAN 1 Imogiri pada Hari Sabtu (7/2/2015) di GOR Amongraga.
SMAN 1 Imogiri sempat memberikan perlawanan sengit di awal pertandingan. Namun semangat mereka tidak bertahan lama. Sebab gol demi gol terus menghujani gawang mereka.
Dalam pertandingan itu terlihat Mutu mempunyai mental juara lebih baik. Di babak pertama saja mereka sudah unggul empat gol tanpa balas. Keunggulan teknik serta semangat mereka di babak kedua membuat mental tempur pasukan lawan hancur. Hasil akhir membuat SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta unggul sangat telak 9-0.
Pelatih SMA Mutu, Sri Rohadi mengaku sangat puas atas kemenangan ini. Pasalnya sebelum pertandingan ia menginstruksikan para pemainnya agar jangan meremehkan lawan.
“Walaupun pertemuan sebelumnya kami juga menang atas SMAN 1 Imogiri, namun saya instruksikan anak-anak jangan meremehkan mereka. Karena banyak tim unggulan gagal di turnamen ini karena terlalu meremehkan musuh,” ujarnya.
Kemenangan ini membawa SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta harus berhadapan lagi dengan lawan berat mereka SMKN 3 Yogyakarta pada partai semifinal. Pertarungan keduanya diprediksi akan ketat karena menentukan langkah salah satunya ke partai final.

potensi daerah

Berlibur ke Purwokerto? Kunjungi Tempat-Tempat Ini !


Purwokerto adalah sebuah kota berkembang yang sangat menarik dan patut untuk dikunjungi. Purwokerto terletak di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah.

Gambar di atas adalah gedung tertinggi di Purwokerto. Hotel yang baru selesai dibangun awal 2012 lalu, memiliki ciri khas dengan bentuk gedung/bangunan yang unik.

Gerbang Masuk Lokawisata Baturraden
Tentu sudah tidak asing lagi, kalau Kabupaten Banyumas memiliki objek wisata salah satunya seperti Baturraden. Kekhasan alam sangat terasa mulai dari hutan, air sungai yang jernih, sampai asrinya lokasi perkemahan (camping ground). Namun, ternyata Banyumas tidak hanya memiliki Baturaden saja.

Di Baturaden ada beberapa tempat yang bisa kita datangi, antara lain :




Hutan Pinus Baturraden
1. Wana Wisata,

Terletak 2 km dari lokawisata Baturraden. Di tempat ini dapat dinikmati keindahan alam hutan dilengkapi dengan tempat perkemahan yang dapat menampung 1000 tenda. Di tempat ini juga terdapat cagar alam dan pembibitan tanaman produksi seperti cemara, pinus dan sebagainya.






Pancuran Pitu (Tujuh) Baturraden
2. Pemandian Air Panas (belerang) dapat ditemui di:

a. Pancuran 3 (Telu), air panas yang mengandung belerang sangat diminati wisatawan, selain kehangatannya juga khasiatnya untuk mengatasi berbagai penyakit kulit dan tulang.

b. Pancuran 7 (Pitu), terletak 2,5 km dari Lokawisata Baturraden. Tempat rekreasi ini menyuguhkan keindahan alam dan hutan yang didukung dengan adanya Pancuran 7 sebagai tempat wisata husada.




Goa Sarabadak, dekat Pancuran Pitu
3. Goa Sarabadak,

beranjak dari pancuran 7 menelusuri jalan setapak wisatawan dapat menikmati kesegaran air hangat dan dingin di Goa sarabadak, dengan bebatuan warna keemasan yang menakjubkan.





Curug di Telaga Sunyi
4. Telaga Sunyi

Telaga sunyi terletak ± 3 km di sebelah Timur Lokawisata Baturraden. Tempat rekreasi ini menyajikan telaga yang indah dan berair dingin, dan pada musim-musim tertentu dapat dijumpai aneka warna kupu-kupu dan capung yang beterbangan disekitar telaga.





Curug Gede, Baturraden
5. Curug Gede

terletak di desa Wisata Ketenger, kurang lebih 3 km dari Lokawisata Baturraden. Wisatawan ditempat ini dapat menikmati air terjun dengan keindahan atam dan lempengan batu.




6. Curug Cipendok,

Terletak di desa Karang Tengah kecamatan Cilingok , kurang lebih 25 km dari kota Purwokerto. Obyek wisata alam ini berupa air terjun dengan ketinggian 92 m yang dikelilingi pemandangan alam dan hutan yang indah.






7. Curug Ceheng
Obyek wisata ini menampilkan keindahan air terjun yang diselingi dengan maraknya satwa lawa yang berterbangan.7. Pemandian Kalibacin, terletak di desa Tambak Negara kecamatan Rawalo 17 km dari Purwokerto. Obyek wisata ini merupakan peninggalan sejarah kerajaan Indonesia maupun jaman Belanda terbukti dengan prasastinya. Dikenal dengan nama wisata Husada, karena wisatawan disamping dapat menikmati keindahan alamnya sekaligus dapat menyembuhkan penyakit kulit dan tulang.

Di Purwokerto juga terdapat bayak monumen dan museum diantaranya :



1. Monumen Sepoer

Monumen Sepoer adalah sebuah bekas lokomotif uap yang telah direhabilitasi sedemikian rupa yang diletakan di halaman kantor Perusahaan Jawatan Kereta Api DAOP IV Purwokerto sebagai monumen. Pertama kali kereta api beroperasi di Jawa Tengah pada tanggal 10 Agustus 1867, yaitu Lintas Semarang - Temanggung yang dibangun oleh perusahaan swasta yaitu N.V. Nederland Indische Spoorweg Maatschappij ( NISM ). Pembangunan ini merupakan yang pertama di Indonesia.


2. Museum Wayang Sendang Mas Museum ini terletak di kompleks Pendopo Kabupaten Banyumas Lama di Kota Banyumas. Gedung Museum ini memiliki luas 93,4 m². Nama Sendhang Mas merupakan kependekan dari Seni Pedhalangan Banyumas. Tujuan didirikannya Museum ini adalah untuk melestarikan kebudayaan Jawa khususnya wayang.Koleksi museum wayang ini antara lain berisi wayang kulit gagrag Banyumas, gagrag Solo, gagrag Yogyakarta, Sunggingan gagrag Banyumas, wayang krucil ( klithik ), wayang beber, dan kaligrafi huruf Jawa ( dalam bentuk gunungan dan punakawan ). Ada juga satu perangkat gamelan slendro dari perunggu lengkap dengan buku - buku tentang pewayangan.


3. Monumen Gatot Subroto

Monumen ini dibuat untuk mengenang dan menghormati jasa dan perjuangan Jenderal TNI Anumerta Gatot Subroto yang telah ditetapkan sebagai pahlawan nasional dengan keputusan Presiden RI No. 222 Tahun 1962. Monumen ini terletak di Berkoh ( pintu masuk kota purwokerto bagian timur ). Monumen ini berbentuk Patung Jenderal Gatot Subroto menunggang kuda dengan tegap dan gagah perkasa, manatap ke depan dengan kendali di tangan.Patung ini terbuat dari perunggu seberat 2 ton, dengan tinggi 4 meter dari kaki kuda sampai topinya. Patung ini berdiri di atas landasan berbentuk silinder beton dengan tinggi 5 meter serta dengan bentuk alas persegi lima, dan dikelilingi pagar besi. Tempat ini dihiasi lampu jalan sebanyak 23 buah dan disertai dengan pertamanan seluas 2.270 m². Monumen ini diresmikan tanggal 24 Mei 1982 oleh Menteri Pertahanan Keamanan / Panglima ABRI, Jenderal TNI M. Jusuf.



4. Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman

Monumen yang terletak di pinggir Sungai Logawa Kecamatan Karanglewas, kurang lebih 4 km dari kota Purwokerto ini dibangun untuk mengenang perjuangan Jenderal Soedirman di Kabupaten Banyumas, khususnya Purwokerto. Berkat keahlian strategi dan kepandaian dalam bernegosiasi dengan penjajah Jepang maka pengambilalihan kekuasanan dari penjajah Jepang kepada para pejuang di Kabupaten Banyumas berjalan tanpa pertumpahan darah. Peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 15 Oktober 1945 bertempat di Markas Komando Kesatuan Pertahanan Jawa Tengah di Magelang.


5. Museum Uang Bank Rakyat Indonesia
Tak hanya hanya Mandiri yang memiliki Museum Bank Mandiri di kawasan Kota Jakarta. tetapi Bank Rakyat Indonesia juga memiliki Museum di Purwokerto Jawa Tengah. Museum ini didirikan pada 16 Desember 1895 oleh Patih Aria Wirjaatmadja dan diresmikan tahun 1990.


6. Monumen Sepuluh

Monumen Sepuluh berbentuk bambu runcing patah sebanyak 10 buah. Monumen ini menggambarkan gugurnya 10 pahlawan anggota Brigade XVII Tentara Pelajar Kompi Purwokerto dalam periode Perang Kemerdekaan I dan II.Pada monumen tersebut tertera nama - nama pahlawan yang gugur antara lain adalah Darsono ( gugur 1949 di Tipar ); Djumerut ( gugur 1947 di Pamijen ); Kakekat Kusumo ( gugur 1947 di Rempoah ); Kusdarto ( gugur 1947 di Pamijen ); Mulyono ( gugur 1947 di Sokaraja ); Utoyo ( gugur 1947 di Blembeng ); Oloan Nasution ( gugur 1947 di Rempoah ); Sutoyo ( gugur 1947 di Baseh ); Sukisno ( gugur 1949 di Salem ); dan Tolib ( gugur 1949 di Pacul atau Tegal ).